Senin, 23 Agustus 2021

KRITERIA JURNAL DAN PUBLISHER YANG DIANGGAP PREDATOR

 

Berikut ini adalah 8 CIRI JURNAL PREDATOR dan 10 Kriteria Jurnal dan Publisher yang dianggap Questionable/predator

8 CIRI JURNAL PREDATOR

1. Editorial Board-nya mencurigakan. Jumlahnya mungkin terlalu sedikit atau namanya susah dilacak. Kalau Anda ahli di bidang itu, tentu Anda kenal siapa saja ahli di bidang Anda. Orang-orang ini tidak Anda kenal.

2. Sebuah penerbitan memiliki banyak jurnal. Publisher A, misalnya, menerbitkan puluhan jurnal ini dan itu yang bahkan tidak saling terkait dari segi bidangnya.

3. Jurnalnya menyatakan bahwa akan terbit edisi sekian pada waktu yang akan datang, tetapi ternyata tidak pernah terbit.

4. Tampilan website ala kadarnya, kelihatan tidak profesional.

5. Jurnalnya disebut sebagai "international journal of ..." atau "national journal of ,,," tetapi editorial boardnya tidak mencerminkan namanya.

6. Ada banyak kesalahan di judul maupun abstrak (apalagi isinya). Kesalahan ini dapat berupa kesalahan gramatikal, typo, hingga substansi.

7. Isi jurnal tidak sesuai dengan scope (cakupannya). Katanya jurnal social work, tetapi isinya pendidikan matematika. Atau, malah artikelnya campur aduk berbagai disiplin yang tidak se-spesifik nama jurnalnya.

8. Jurnal itu memberlakukan "submission fee" atau submit saja sudah bayar. Padahal setelah submit belum tentu terbit. Jurnal-jurnal berbasis open journal , umumnya memang hidup dari kontribusi penulis, tetapi tarif yang diminta biasanya adalah untuk "publication fee", alias biaya terbit.


Sumber tulisan:

http://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/inklusi/announcement/8-ciri-jurnal-predator

 

10 Kriteria Jurnal dan Publisher yang dianggap Questionable/predator

1. Memasang harga tinggi untuk publikasi artikel dengan kurangnya peer-review atau pengawasan editorial.

2. Memberitahu penulis biaya hanya setelah penerimaan/ MISLEADING INFORMATION

3. Menargetkan penulis melalui spamming massal email dalam upaya untuk mendapatkan mereka untuk menerbitkan atau melayani di dewan redaksi.

4.Proses penerimaan Cepat, kertas berkualitas rendah, termasuk surat-surat tipuan.

5. Listing ulama sebagai anggota dewan redaksi tanpa izin atau tidak memungkinkan mereka untuk mengundurkan diri.

6. Listing palsu sebagai anggota dewan redaksi atau penulis.

7. Menyalin desain visual dan bahasa materi pemasaran situs-situs yang sah/HIJACKING A JOURNAL

8. Penipuan atau penggunaan  ISSN yang tidak tepat

9. Memberikan informasi palsu tentang lokasi penerbitan.

10. Impact Factor Palsu  atau tidak ada  keterangan http://dmas.unsyiah.ac.id/panduan/jurnal-dan-publisher-predatory

http://dmas.unsyiah.ac.id/panduan/jurnal-dan-publisher-predatory

Kasus Jurnal  www.iratde.org  yang Hijacked  atau Dibajak.

Situs web www.iratde.org  diretas dan semua file situs web kami dihapus, termasuk yang terkait dengan jurnal online kami “Talent Development and Excellence” . Kami masih dalam proses membangun kembali situs web kami di domain yang berbeda. Namun, sejak itu, seorang penipu telah mencuri semua konten dari situs kami dan membuat situs penipuan di www.iratde.com, dengan semua referensi ke iratde dihapus dan diganti dengan 'Journal of Talent Development and Excellence' – perhatikan, itu BUKAN nama jurnal kami, mereka menambahkan 'Journal of'.

https://retractionwatch.com/2020/07/07/the-case-of-the-stolen-journal/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar