Tampilkan postingan dengan label Web of Science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Web of Science. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Agustus 2021

Sejarah Berdirinya Clarivate Analytics-Web of Science

 SEJARAH CLARIVATE ANALYTICS-Web of Science

1960:  Dr. Eugene Garfield mendirikan ISI –Institute for Scientific Information di Philadephia. ISI offered scientometric and bibliographic database services. Its specialty was citation indexing and analysis.

1964 Dr. Garfield mengenalkan SCI-Science Citation Index. 

1992 – ISI  dibeli oleh Thomson-Reuters menjadi ISI THOMSON

  Nama ISI  diubah menjadi WEB OF SCIENCE

2001 WOS  punya database baru,WEB OF  KNOWLEDGE

2016   THOMSON REUTERS  Menjual intellectual property kepada  CLARIVATE ANALYTICS

2017 CLARIVATE mengakuisisi PUBLON, database untuk reviewers

2018 CLARIVATE ANALYTICS meluncurkan produk bernama KOPERNIO, browser extension yang utk pencarian publikasi full text (pdf) database jurnal seperti google scholar, pubmed  dst...

Berikut ini adalah video yang menjelaskan sejarah Clarivate analytics dan cara untuk mengetahui apakah sebuah jurnal sudah terindeks di web of science atau belum dengan mengunjungi situs ini mjl.clarivate.com

Jumat, 06 Agustus 2021

Cara memeriksa jurnal yang sudah terindeks di web of science

Bagaimanakah Cara memeriksa apakah sebuah jurnal sudah terindeks di web of science atau belum?
kemudian bagaimana cara mengetahui apakah artikel-artikel yang dipublish di jurnal  yang sudah di Web of Science itu ada di databasenya?
 caranya mudah saja dan bisa dilihat gratis di mjl.clarivate.com dan berikut ini ada video tutorialnya

Minggu, 25 Juli 2021

Tata Kelola jurnal Menuju indeksasi ESCI Web of Science

Posted on July 1, 2020  No Comments ↓

Pengalaman mengelola jurnal terindeks di ESCI Web of Science cukup menarik bagi saya.
Di satu sisi, ada orang yang berpendapat ESCI WoS itu adalah sekadar indexing kelas menengah sejenis DOAJ, EBSCO, ACI  bahkan ada yang bilang ESCI WoS itu indexing setengah hati yang belum masuk core collections Web of Science. Core collection dalam konteks ini adalah produk web of Science yang masuk indexing kelas tinggi yaitu SSCI, SCIE dan AHCI.
Di sisi yang lain sejatinya ESCI sudah masuk core collection tapi belum punya Impact Factor dan setidaknya ada Point positif jika sebuah jurnal terindeks di ESCI Web of Science:
ESCI Web of Science adalah jalan lain untuk internasionalisasi jurnal. Bagi pengelola jurnal yang  masih belum berani mendaftarkan jurnal ke Scopus/mungkin sudah mendaftar tapi kena embargo. Internasionalisasi jurnal maksudnya akan banyak peminat dari Foreign authors seperti: Turki, Rusia, Pakistan, Iran, Thailand, Malaysia yang tertarik dan menganggap tinggi  produk apapun dari WoS meskipun sekadar ESCI WoS

Dr. Mila Cahue, Head of Editorial Outreach WoS mengatakan bahwa jika sebuah jurnal ada di ESCI ini adalah tahapan awal sebuah jurnal  terindeks di  Web of Science, the world’s most trusted global citation database and the most powerful research engine, delivering your library with best-in-class publication and citation data.
Fakta yang unik ialah  pada acara  Web of Science Selection Criteria &  Evaluation Process Workshop  di Surabaya, Agustus 2019 diungkapkan oleh Prof Komang G. Wiryawan dari Tropical Animal Science Journal, IPB, Bogor bahwa dalam kurun waktu 3 tahun ada 80-an jurnal Indonesia yang telah ada di ESCI WOS tapi belum ada yang naik level ke SSCI, SCIE dan AHCI padahal banyaknya diantaranya yang sudah di Scopus. Jawaban Dr. Mila Cahue sebagai representative WOS. It is like New York Marathon. Thousand of people joining the marathon but only few people win the game. Intinya WOS sangat menekankan kualitas jurnal dan artikelnya.